![]() |
| Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang |
assalamualaikum....dah update iman kita semua??hihihi tnye org kite ni yang belum, emmm dalam hidup kita ni dari lahir sampai lah dah boleh mengundi ni tak pernah lari dari belajar. kalau dulu balajar cara berjalan, pegang botol susu n macam2 lagi lah hihihi dan sekarang belajar masak, jahit, ngaji n termasuklah kat tempat blajar yg enak ni...hihihi
Hadis riwayat Abu Musa ra.: Dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: Perumpamaan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung dalam mengutusku untuk menyampaikan petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan yang membasahi bumi. Sebagian tanah bumi tersebut ada yang subur sehingga dapat menyerap air serta menumbuhkan rerumputan dan sebagian lagi berupa tanah-tanah tandus yang tidak dapat menyerap air lalu Allah memberikan manfaatnya kepada manusia sehingga mereka dapat meminum darinya, memberi minum dan menggembalakan ternaknya di tempat itu. Yang lain menimpa tanah datar yang gundul yang tidak dapat menyerap air dan menumbuhkan rumput. Itulah perumpamaan orang yang mendalami ilmu agama Allah dan memanfaatkannya sesuai ajaran yang Allah utus kepadaku di mana dia tahu dan mau mengajarkannya. Dan juga perumpamaan orang yang keras kepala yang tidak mau menerima petunjuk Allah yang karenanya aku diutus.
(Shahih Muslim No.4232)
belajarlah kawan selagi hayatmu ad
belajarlah kawan tak kira apa ilmunya
belajarlah jua kawan tak kira di ceruk rimba
selagi membawa sinaran kepada seluruh alam
atau pada seseorang
selagi ilmu itu berjalan dilandasan Islam
selagi pengetahuan itu melonjak menjulang
belajarlah kawan dengan setia
tanpa putus asa....
sama lah kita, walaupun hidup dlm zaman Gen Y ni kita tetap kena belajar, menuntut ilmu walaupun apa yg kita beajar itu sekadar cara membuat air milo ais tabur, sbb melalui milo ais itu kita dapat eratkan ukhuwah jika dapat minum sama2, dapat sedekahkan kalu ad orang dhaga dan dapat menambat hati orang yang kita sayang kalau dia suka minum milo ais. ilmu juga walaupun hanya satu kesalahan tawid dapat menemukan dua sahabat. sucinya kuasa ilmu, dan untuk jadi orang berilmu belajarlah sahabat.
belajarlah kawan selagi hayatmu ad
belajarlah kawan tak kira apa ilmunya
belajarlah jua kawan tak kira di ceruk rimba
selagi membawa sinaran kepada seluruh alam
atau pada seseorang
selagi ilmu itu berjalan dilandasan Islam
selagi pengetahuan itu melonjak menjulang
belajarlah kawan dengan setia
tanpa putus asa....

Tiada ulasan:
Catat Ulasan